RENATA Jurnal Pengabdian Masyarakat Kita Semua
Vol. 4 No. 1 (2026): Renata - April 2026

Pemanfaatan Lahan Pekarangan Sempit untuk Budidaya Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dan Sayuran Guna Meningkatkan Ketahanan Pangan dan Perekonomian Keluarga

Dian Permatasari (Kebidanan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Wiraraja Madura, Indonesia)
Yulia Wardita (Kebidanan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Wiraraja Madura, Indonesia)
Eka Meiri Kurniati (Kebidanan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Wiraraja Madura, Indonesia)
Nurul Khalifah (Kebidanan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Wiraraja Madura, Indonesia)



Article Info

Publish Date
07 May 2026

Abstract

Di tengah laju urbanisasi dan menyempitnya lahan terbuka, pekarangan rumah, bahkan yang hanya berukuran beberapa meter, menyimpan potensi luar biasa yang sering kali terabaikan. Program pemanfaatan lahan pekarangan sempit untuk budidaya Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dan sayuran bukan sekadar hobi, melainkan sebuah langkah strategis dan mendesak dalam menjawab tantangan zaman. Gagasan ini hadir sebagai solusi nyata untuk membangun ketahanan pangan dan meningkatkan perekonomian keluarga dari tingkat yang paling dasar. Tekanan hidup di era modern semakin nyata. Lahan pertanian menyusut, sementara harga pangan dan biaya kesehatan terus melambung. Ketergantungan kita pada pasokan sayuran dan obat-obatan dari pasar modern membuat posisi keluarga sangat rentan. Membangun fondasi yang kuat dan berkelanjutan. Program ini hadir dengan misi yang jelas dan terukur. Pertama, untuk menjaga ketahanan pangan keluarga dengan menjamin ketersediaan sayuran bernutrisi tinggi dan tanaman obat yang siap panen kapan saja. Kedua, kami ingin meningkatkan kemandirian kesehatan dengan mendorong setiap keluarga untuk memiliki "apotek hidup" sendiri untuk pencegahan dan perawatan dini. Program dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui Participatory Rural Appraisal (PRA) dan Action Research. Tahapan pelaksanaan meliputi observasi dan sosialisasi, pelatihan intensif mengenai teknik bertani lahan sempit (vertikultur, hidroponik sederhana, tabulampot), budidaya TOGA dan sayuran mikro, pengolahan TOGA, serta kewirausahaan. Pendampingan rutin dilakukan setiap dua minggu untuk memastikan keberlanjutan praktik. Metode ini melibatkan 30 ibu rumah tangga sebagai peserta utama di Desa Juluk. Hasil: Program berhasil membangun 30 unit demplot produktif di pekarangan peserta dengan teknologi vertikultur dan hidroponik sederhana. Sebanyak 90% peserta telah mampu memanen sayuran (sawi, kangkung, bayam) dan TOGA (jahe, kunyit, kencur) untuk konsumsi keluarga. Terbentuknya Kelompok KRPL Desa Juluk yang aktif berbagi bibit dan pengetahuan. 

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

renata

Publisher

Subject

Humanities Computer Science & IT Earth & Planetary Sciences Education Electrical & Electronics Engineering Energy Other

Description

RENATA adalah jurnal pengabdian masyarakat untuk semua masyarakat Indonesia. Jurnal ini yang tidak terbatas pada kalangan akademisi, peneliti, dan mahasiswa. Namun, jurnal inipun mencakup pada kelompok keilmuan, lembaga profesi, atau kalangan masyarakat lain yang membutuhkan publikasi dari kegiatan ...