Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan keterampilan berbicara bahasa jawa ragam ngoko lugu dengan menggunakan media Tarpapel (tarpaulin-papel) pada siswa kelas II SD kasatriyan Surakarta.Dalam penelitian ini menggunakan subjek seluruh siswa kelas II terdiri dari 13 siswa. Yang melatar belakangi penelitian ini adalah rendahnya minat siswa dan tidak terbiasanya siswa menggunakan bahasa jawa khusunya ragam ngoko lugu di kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan penelitian Tindakan kelas dengan teknik pengumpulan data melalui angket,observasi,tes,dokumentasi Teknik analisis data menggunakan model pendekatan analisis interaktif oleh miles dan huberman. Dalam penelitian ini terdapat pra siklus, siklus 1 dan siklus 2. Setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu,perencanaan,pelaksanaan,pengamatan,refleksi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa melalui media tarpapel dapat meningkatkan keterampilan berbicara bahasa jawa serta minat belajar bahasa jawa ragam ngoko lugu pada siswa kelas II SD Kasatriyan Surakarta. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan nilai hasil belajar siswa. Dari kondisi awal hanya 30% siswa yang mengalami ketuntasan setelah menggunakan media tarpapel nilai ketuntasan siswa mengalami sedikit peningkatkan yaitu 70% lalu dilanjutkan pada siklus 2 mengalami puncak peningkatan yaitu 76%. Dengan demikian berdasarkan penelitian tindakan kelas ini pada siklus 1 dan 2 mengalami peningkatan keterampilan berbicara bahasa jawa ragam ngoko lugu pada siswa kelas II SD Kasatriyan Surakarta dengan menggunakan bantuan media Tarpapel.
Copyrights © 2026