Kemampuan Higher Order Thinking Skills (HOTS) merupakan kompetensi penting abad ke-21 yang mencakup keterampilan menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta. Namun, pembelajaran di sekolah dasar masih berfokus pada pengetahuan faktual sehingga pengembangan HOTS peserta didik belum optimal. Untuk mengatasi hal tersebut, penelitian ini menerapkan metode Socratic Seminars, yaitu strategi pembelajaran berbasis diskusi dan pertanyaan terbuka yang mendorong siswa berpikir kritis, menilai gagasan secara reflektif, dan menghasilkan ide baru. Penelitian ini bertujuan meningkatkan HOTS peserta didik kelas V dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial. Penelitian menggunakan desain tindakan kelas model Kurt Lewin dengan empat tahap berulang, yakni perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 27 peserta didik, dengan instrumen berupa tes, lembar observasi, dan wawancara. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Socratic Seminars berjalan efektif dan mampu meningkatkan HOTS peserta didik. Peningkatan terlihat dari hasil pretest–posttest pada setiap indikator, yaitu kemampuan menganalisis meningkat dari 40,9% menjadi 48,7%, mengevaluasi dari 26,8% menjadi 31,8%, dan mencipta dari 58,5% menjadi 69,1%. Dengan demikian, Socratic Seminars terbukti berkontribusi positif dalam meningkatkan HOTS peserta didik dan dapat dijadikan salah satu alternatif metode pembelajaran di sekolah dasar.
Copyrights © 2026