Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya karakter peduli lingkungan pada peserta didik yang tercermin dari kurangnya kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan sekolah. SDN Sumampir menerapkan kegiatan pembiasaan Sabtu Bersih (SABSIH) sebagai upaya membentuk sikap tanggung jawab dan kepedulian peserta didik terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembiasaan SABSIH, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta mendeskripsikan karakter peduli lingkungan peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sumber data primer dan sekunder. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan SABSIH dilaksanakan secara rutin dan terprogram dengan melibatkan seluruh warga sekolah melalui kegiatan kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah, dan kebijakan sekolah yang mendukung budaya peduli lingkungan. Faktor pendukung meliputi ketersediaan sarana dan prasarana, dukungan kebijakan sekolah, partisipasi warga sekolah, dan dukungan orang tua, sedangkan faktor penghambat berupa perbedaan tingkat kesadaran peserta didik. Pembiasaan SABSIH terbukti mampu membentuk karakter peduli lingkungan peserta didik.Kata Kunci: SABSIH, Pembiasaan, Karakter Peduli Lingkungan, Peserta Didik
Copyrights © 2026