Penelitian ini bertujuan mengembangkan model Walking Tour City berbasis sejarah lokal Bojonegoro sebagai inovasi civic learning untuk meningkatkan kesadaran kewarganegaraan mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model ini mengintegrasikan sejarah lokal, pengalaman belajar langsung, dan refleksi nilai-nilai kewarganegaraan dalam pembelajaran. Implementasinya meliputi perencanaan, kegiatan lapangan, dan refleksi pembelajaran. Model Walking Tour City berkontribusi pada peningkatan pemahaman mahasiswa terhadap sejarah lokal sebagai bagian dari identitas nasional, pengembangan keterampilan berpikir kritis, serta pembentukan sikap bangga terhadap daerah, toleransi, dan tanggung jawab sebagai warga negara. Dengan demikian, model ini dapat menjadi alternatif pembelajaran kewarganegaraan yang kontekstual, partisipatif, dan bermakna bagi mahasiswa.
Copyrights © 2026