Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENINGKATAN KARAKTER NASIONALISME ANAK BANGSA MELALUI LAGU NASIONAL DI SEKOLAH PERBATASAN Sely Ayu Lestari
Jurnal Pendidikan DEWANTARA: Media Komunikasi, Kreasi dan Inovasi Ilmiah Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan DEWANTARA: Media Komunikasi, Kreasi, dan Inovasi Ilmiah Pendi
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55933/jpd.v9i1.489

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana upaya peningkatan karakter nasionalisme melalui lagu nasional di daerah perbatasan. Objek penelitian ini adalah siswa SDN Tondomulo 3. Penelitian dengan desain pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Di harapkan dengan menggunakan pendekatan ini problematika yang terjadi dilapangan dapat dideskripsikan dengan mudah jelas. Hasil dari penelitian upaya meningkatkan karakter nasionalisme ini (1) Internalisasi etika dan nilai, melalui pengajaran dari makna lagu wajib nasional, (2) memberikan tauladan dan contoh dari pengalaman lagu nasional dari sikap dan perilaku guru (3) Pembiasaan penggunaan lagu wajib nasional, jika sesuatu hal diulang secara terus menerus maka hal itu akan menjadi suatu kebiasaan (4) Sekolah harus memiliki visi dan misi yang sesuai dengan semangat nasionalisme. Pelaksanaan peningkatan karakter nasionalisme pada anak anak di sekolah perbatasan memiliki berbagai kendala, salah satu kendala yang paling menonjol adalah siswa disekolah perbatasan cenderung menutup diri dan tidak bisa berbaur dengan dunia luar, hal ini mengakibatkan susahnya peningkatan nasionalisme, solusinya adalah memberikan motivasi serta semangat dan mengajak siswa untuk berinteraksi dengan dunia luar. Kesimpulan yang didapatkan dari hasil penelitian ini adalah karakter nasionalisme bisa dibentuk dan ditingkatkan kepada anak anak perbatasan melalui lagu nasional yang di praktikan dengan sikap cinta tanah air oleh lingkungan sekolah.
The Actualization of Pancasila from the Legal Perspective within the Academic Environment of University. Ernia Duwi Saputri; Sely Ayu Lestari
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 11, No 1 (2024): January 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v11i1.4048

Abstract

The individuals within the university community, encompassed in the academic society, constitute a vital component of the nation that functions as supporters of Pancasila values. Indonesia as a nation that acknowledges God, emphasizes humanity, unity, democracy, and social justice, regards Pancasila as a valuable foundation. This research aims to elucidate how Pancasila should be actualized within the educational environment, particularly from a legal perspective, focusing on IKIP PGRI Bojonegoro. The research question is: "How is the actualization of Pancasila in the legal perspective within the university environment?" This study adopts a qualitative research approach, utilizing data collection methods such as interviews and documentation. The findings indicate that the societal order, especially within the university environment, needs to reflect Pancasila's values in daily life. As students equipped with knowledge and technology, coupled with a profound intellectual sense, they can leverage their capabilities and the support provided by the academic institution to collectively achieve shared goals.
Role of Regulation in Driving Educational Transformation Based on Organizational Reform Government Ernia Duwi Saputri; Sely Ayu Lestari
Proceeding International Conference on Digital Education and Social Science Vol. 2 No. 1 (2024): Proceeding International Conference on Digital Education and Social Science 202
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah (APPI) PT PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55506/icdess.v2i1.61

Abstract

System education can adapt with changing times, overcoming challenges , and fulfill need public in a way sustainable If the regulation right . If the regulation designed in a way participatory and implemented with commitment height , transformation education will become more effective and inclusive . In the research This discuss related to what extent regulation support change in Education system and relations between organizational reforms government with Education. Research This is type study qualitative descriptive Because focus on understanding related role regulation and transformation process of Education in context of organizational reform government . Regulation is mover in transformation education , especially when accompanied by with organizational reform adaptive governance . With​ proper regulation and its consistent implementation , education​ can become tool For create a smart , inclusive and sustainable society
Implementasi nilai filosofis sila pertama pancasila dalam pembelajaran pendidikan pancasila pada pendidikan teknologi informasi Day Ramadhani Amir; Sely Ayu Lestari
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 9 No. 1 (2024): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/30034455000

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis tentang implementawsi nilai filosofi sila pertama Pancasila di mahasiswa Pendidikan Teknologi Informasi karena banyak mahasiswa saat ini yang lupa dengan implementasi Pancasila. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi dari nilai filosofis Ketuhanan Yang Maha Esa yaitu Konsep Ketuhanan pada Pancasila, Implikasi Ketuhanan dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara, Interpretasi Sila Pertama Pancasila dalam Konteks Kontemporer. Kuatnya dimensi ketuhanan didalam pemikiran the foundings fathers dalam mendirikan negara berketuhanan tercermin dan ditegaskan setelah disepakatinya rumusan dasar negara “Ketuhanan Yang Maha Esa” dalam Pembukaan UUD 1945. Sebagai sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa memberikan nafas sekaligus roh bagi keseluruhan sila-sila Pancasila. Nilai Ketuhanan Yang Maha Esa dalam Pancasila menunjukkan bahwa eksistensi negara, bangsa, dan manusia Indonesia berelasi dengan Tuhan yang diyakini sebagai sumber segala kebaikan. Serta merupakan fundamen moral dan berdimensi religius yang menentukan pola dasar bagi seluruh kehidupan negara.
Pengembangan E-LKPD Berbasis Wizer.me Sebagai Bahan Ajar Pancasila Materi Patuh Terhadap Norma Lafia Nur Ilmi; Sely Ayu Lestari; Heru Ismaya
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 01 (2026): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v11i01.12853

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat sumber daya e-learning berbasis Wizer.me dengan topik Kepatuhan terhadap Norma dan menilai kelayakan solusi yang diusulkan. Model ADDIE, yang terdiri dari lima tahapan, analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi digunakan dalam metodologi penelitian dan pengembangan (R&D) penelitian ini. Dua puluh delapan siswa kelas tujuh dari MTs Mamba'ul Huda menjadi subjek penelitian. E-LKPD yang dirancang mencapai tingkat kepraktisan yang sangat tinggi, menurut hasil validasi. Proporsi 0.89, yang termasuk dalam kategori "sangat layak", dicapai melalui validasi oleh pakar media. Sementara itu, validasi oleh pakar materi 1 menerima skor 1.13, dan validasi oleh pakar materi 2 menerima skor 0.89, keduanya termasuk dalam kategori "sangat layak". Berdasarkan hasil tersebut, rata-rata validasi ahli mencapai 0.97, dan presentase angket respon peserta didik mendapatkan rata-rata 86%. sehingga E-LKPD berbasis Wizer.me dinyatakan “sangat layak” digunakan sebagai bahan ajar materi Patuh Terhadap Norma.
Pengembangan Bahan Ajar Bermuatan Ajaran Sedulur Sikep Samin Berbantuan Aplikasi Canva Aprilia Maharani; Sely Ayu Lestari; Heru Ismaya
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 01 (2026): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v11i01.12854

Abstract

Perkembangan teknologi dan globalisasi menyebabkan peserta didik semakin kurang mengenal budaya lokal. Materi pelestarian budaya bangsaku masih disampaikan secara konvesional dan teoritis sehingga siswa kurang berminata dalam belajar. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji keefektifan bahan ajar bermuatan ajaran Sedulur Sikep Samin berbantuan aplikasi Canva untuk siswa kelas VIII SMP. Penelitian ini memakai metode Research and Development (R&D) dangan model ADDIE yang meliputi analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Metode pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Produk bahan ajar dikembangkan dalam bentuk PDF menggunakan aplikasi Canva dengan materi yang dikaitkan dengan nilai kejujuran, kerukunan, kesederhanaan, gorong royong, harmoni dengan alam, dan saling menghargai sesama. Hasil validasi ahli materi sebesar 0,866 sementara ahli media sebesar 0,855 menunjukkan bahan ajar sangat valid dan layak digunakan. Selain itu, respon peserta didik sebesar 81,5% masuk kategori sangat layak. Hasil dari uji N-gain juga mengalami peningkatan setelah memanfaatkan bahan ajar yang dikembangkan.
Walking Tour City Berbasis Sejarah Lokal Bojonegoro : Model Pembelajaran Civic Learning untuk Mengembangkan Kesadaran Kewarganegaraan Mahasiswa Sely Ayu Lestari
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 01 (2026): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v11i01.13582

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan model Walking Tour City berbasis sejarah lokal Bojonegoro sebagai inovasi civic learning untuk meningkatkan kesadaran kewarganegaraan mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model ini mengintegrasikan sejarah lokal, pengalaman belajar langsung, dan refleksi nilai-nilai kewarganegaraan dalam pembelajaran. Implementasinya meliputi perencanaan, kegiatan lapangan, dan refleksi pembelajaran. Model Walking Tour City berkontribusi pada peningkatan pemahaman mahasiswa terhadap sejarah lokal sebagai bagian dari identitas nasional, pengembangan keterampilan berpikir kritis, serta pembentukan sikap bangga terhadap daerah, toleransi, dan tanggung jawab sebagai warga negara. Dengan demikian, model ini dapat menjadi alternatif pembelajaran kewarganegaraan yang kontekstual, partisipatif, dan bermakna bagi mahasiswa.