Fraktur ekstremitas bawah merupakan kasus muskuloskeletal yang banyak terjadi dan sering kali membutuhkan tindakan pembedahan seperti Open Reduction Internal Fixation (ORIF). Penanganan kasus ini penting karena berpotensi menyebabkan gangguan mobilitas fisik, nyeri akut, serta penurunan kemandirian pasien. Laporan kasus ini membahas dua pasien dengan fraktur ekstremitas bawah post ORIF di RS X. Pasien pertama merupakan lansia dengan riwayat penanganan fraktur yang terlambat akibat memilih pengobatan alternatif, sedangkan pasien kedua adalah seorang anak yang datang dengan keluhan nyeri hebat dan keterbatasan gerak pasca jatuh. Kedua pasien didiagnosis dengan fraktur femur, menjalani operasi ORIF, dan mendapatkan intervensi keperawatan berupa kombinasi terapi nonfarmakologis seperti kompres dingin, relaksasi napas dalam, serta latihan mobilisasi bertahap. Hasil evaluasi menunjukkan penurunan intensitas nyeri dan peningkatan kemampuan mobilitas secara bertahap pada kedua pasien. Dari kasus ini, dapat disimpulkan bahwa intervensi keperawatan yang tepat dan edukasi kepada pasien serta keluarga sangat penting dalam mempercepat proses pemulihan pasca ORIF, terutama dalam mencegah komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup pasien.
Copyrights © 2025