Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan tradisional Gobak Sodor terhadap peningkatan kebugaran fisik siswa kelas 11 di SMA Negeri 1 Pemulutan Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimental dengan desain kelompok kontrol non-ekuivalen. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas 11 di SMA Negeri 1 Pemulutan Selatan, sedangkan sampel terdiri dari 22 siswa yang dipilih menggunakan metode random sampling. Data dikumpulkan menggunakan Tes Kebugaran Siswa Indonesia (TKSI), yang meliputi komponen kecepatan, kekuatan otot, daya tahan otot, dan daya tahan kardiovaskular. Data dianalisis melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji homogenitas, dan pengujian hipotesis menggunakan uji t sampel independen dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bermain permainan tradisional Gobak Sodor memiliki pengaruh positif terhadap peningkatan kebugaran fisik siswa. Setelah diberikan perlakuan selama tiga sesi, tingkat kebugaran siswa meningkat dibandingkan sebelum perlakuan. Aktivitas dalam Gobak Sodor, yang melibatkan lari, menghindar, kejar-kejaran, dan kerja tim, dapat meningkatkan aktivitas fisik siswa, sehingga meningkatkan daya tahan, kecepatan, kelincahan, dan kebugaran fisik secara keseluruhan. Jadi, permainan tradisional Gobak Sodor dapat digunakan sebagai alternatif yang efektif dan menyenangkan untuk pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), sekaligus membantu meningkatkan kebugaran siswa dan melestarikan permainan tradisional.
Copyrights © 2026