Pelaksanaan safeguarding pada anak usia dini sangat krusial karena usia ini merupakan fase emas perkembangan yang rentan terhadap berbagai bentuk kekerasan, penelantaran, dan salah perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip perlindungan dan pengasuhan anak usia dini (safeguarding) di rumah serta pola kolaborasinya dengan sekolah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif -deskriptif melalui survei terhadap 70 orang tua di 10 sekolah TKK yang terdiri dari 18 bapak dan 52 ibu. Pengumpulan data menggunakan instrumen model safeguarding " Keluarga Sayang Anak". Hasil penelitian menunjukkan implementasi sangat tinggi pada dimensi Safe Caregiving dan Spiritual Nurturing, serta kategori baik pada Holistic Protection. Namun, terjadi penurunan skor pada dimensi Loving Environment, khususnya aspek komunikasi dua arah orang tua-guru. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun proteksi fisik dan pendekatan iman di rumah sudah kuat, kemitraan emosional antara guru dan sekolah belum optimal. Oleh sebab itu, diperlukan analisis lanjutan pada dimensi Loving Environment dalam pola pengasuhan anak untuk membangun sinergi rumah-sekolah yang komprehensif dalam praktik safeguarding anak usia dini.
Copyrights © 2026