Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media EDUPOLI terhadap peningkatan kemampuan executive function anak usia 5–6 tahun. Masalah penelitian didasarkan pada masih ditemukannya anak yang mengalami kesulitan dalam mengikuti instruksi bertahap, menunggu giliran, mengendalikan impuls, dan menyesuaikan diri terhadap perubahan aturan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental one-group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 15 anak yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi nonpartisipan dengan instrumen lembarobservasi berbasis skala Likert yang mengukur working memory, inhibitory control, dan cognitive flexibility. Data dianalisis menggunakan uji Shapiro-Wilk, paired sample t-test, dan N-Gain melalui IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan executive function setelah penggunaan media EDUPOLI, dengan rata-rata skor meningkat dari 39,13 pada pretest menjadi 57,07 pada posttest. Uji paired sample t-test menunjukkan perbedaan yang signifikan (p < 0,001), sedangkan nilai N-Gain sebesar 0,55 berada pada kategori sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa EDUPOLI efektif sebagai media pembelajaran berbasis permainan dalam menstimulasi kemampuan regulasi diri dan fungsi kognitif anak usia dini.
Copyrights © 2026