Dengan menggunakan perspektif ekonomi Islam, studi ini meneliti pengaruh Indeks Harga Konsumen (PPN) dan ukuran populasi terhadap pengeluaran konsumsi rumah tangga di Indonesia dari tahun 2003 hingga 2024. Karena hasil uji kointegrasi Johansen menunjukkan tidak adanya hubungan jangka panjang antar variabel, maka digunakan model vektor autoregresif (VAR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa guncangan konsumsi internal sendiri memiliki dampak terbesar terhadap variasi konsumsi rumah tangga, diikuti oleh PPN dan ukuran populasi, dengan variasi konsumsi rumah tangga yang lebih kecil dipengaruhi oleh inflasi dan konsumsi periode sebelumnya. Namun, dalam jangka pendek, ukuran populasi tidak secara signifikan memengaruhi konsumsi rumah tangga. Kebijakan yang mendukung konsumsi seimbang dalam masyarakat harus dibuat berdasarkan perspektif ekonomi Islam karena konsumsi harus halal, proporsional, dan menghindari israf. Studi ini memberikan pemahaman praktis tentang variabel-variabel yang memengaruhi konsumsi rumah tangga. Selain itu, studi ini menunjukkan pentingnya nilai-nilai Islam dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Copyrights © 2026