ABSTRAK Pendekatan apersepsi dalam melukis sederhana melalui metode demonstrasi dalam rangka memotivasi siswa tunagrahita kelas VI SDLB SLB Negeri Ciamis agar terus meningkatkan kemampuannya di bidang seni lukis melalui mata pelajaran SBK. Dalam proses pembelajaran di kelas, perlu secara kontinu diberikan pelatihan keterampilan dalam melukis sederhana agar terlatih kemampuan kognitif dan psikomotoriknya. Karena melukis sederhana itu tetap memerlukan konsentrasi penuh pada diri siswa. Dengan kondisi prima siswa tunagrahita kela VI SDLB SLB Negeri Ciamis dengan pembinaan yang baik tentang melukis sederhana diharapkan bisa : 1) Terlihat kemampuan terampilnya melukis sederhana siswa tunagrahita kelas VI SDLB SLB Negeri Ciamis, 2) Diketahui kemampuan dalam menggunakan alat melukis ( cat air, crayon ) melalui metode demonstrasi, 3) Meningkatkan kreatif dan inovatif dalam melukis sederhana melalui metode demonstrasi. Penggunaan metode demonstrasi telah memberikan nuansa kesungguhan siswa dalam melukis sederhana tampak dalam Penelitian Tindakan Kelas bahwa metode tersebut bisa membangkitkan gairah melukis sederhana menjadi tinggi sekali. Berdasarkan hasil PTK dalam melukis sederhana telah tampak hasil pretasinya meningkat pada siswa tunagrahita kelas VI SDLB SLB Negeri Ciamis mulai dari Siklus I sebesar 50% menjadi 100% pada Siklus II. Melihat hasil yang memuaskan dari melukis sederhana dengan metode demonstrasi, betapa efektifnya dalam pelaksanaannya. Oleh karena itu peneliti menyarankan agar metode demonstrasi digunakan sebagai langkah kreatif dalam pembelajaran SBK di sekolah. Kata Kunci : Siswa tunagrahita, metode demonstrasi, melukis sederhana
Copyrights © 2016