Lumpur pemboran merupakan salah satu faktor penting dalam operasi pemboran karena berpengaruh terhadap kecepatan pemboran, efisiensi, keselamatan kerja, dan biaya operasional. Penambahan bahan aditif alami seperti lidah buaya diharapkan dapat menjadi alternatif ramah lingkungan dalam meningkatkan performa lumpur pemboran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif, studi laboratorium dengan menambahkan serbuk lidah buaya ke dalam lumpur dasar dengan variasi konsentrasi tertentu, yaitu 1 gram, 2 gram, 3 gram, dan 4 gram. Pengujian dilakukan untuk mengetahui parameter sifat reologi seperti plastic viscosity, yield point, dan gel strength, serta nilai filtration loss menggunakan standar pengujian API. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan lidah buaya mempengaruhi sifat reologi lumpur pemboran, di mana terjadi perubahan pada nilai viskositas dan yield point seiring bertambahnya konsentrasi aditif. Selain itu, nilai filtration loss mengalami penurunan, yang menunjukkan kemampuan lidah buaya dalam membentuk lapisan filtrasi (filter cake) yang lebih baik. Namun, pada konsentrasi tertentu, penambahan lidah buaya dapat menyebabkan penurunan berat jenis lumpur (mud weight). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa lidah buaya berpotensi digunakan sebagai bahan aditif alami dalam lumpur pemboran karena mampu meningkatkan sifat rheologi dan mengurangi filtration loss, sehingga dapat mendukung efisiensi dan keberlanjutan operasi pemboran.
Copyrights © 2026