Nyeri leher merupakan keluhan muskuloskeletal yang sering terjadi akibat penggunaan gadget dalam waktu lama dengan postur tidak ergonomis, terutama forward head posture. Global Postural Re-Education (GPR) merupakan pendekatan latihan yang bertujuan memperbaiki ketidakseimbangan rantai otot dan postur tubuh secara global. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas GPR dalam menurunkan nyeri leher akibat penggunaan gadget. Metode yang digunakan adalah systematic literature review dengan penelusuran artikel berdasarkan pedoman PRISMA pada publikasi lima tahun terakhir. Studi yang memenuhi kriteria inklusi meliputi desain randomized controlled trial dan quasi-eksperimental. Sebanyak sepuluh artikel dianalisis secara kualitatif. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa GPR efektif dalam menurunkan intensitas nyeri leher serta memperbaiki postur, yang ditunjukkan melalui peningkatan craniovertebral angle dan fungsi leher. Meskipun terdapat variasi durasi intervensi dan ukuran sampel antar studi, sebagian besar penelitian melaporkan hasil yang konsisten dibandingkan intervensi latihan konvensional. Disimpulkan bahwa GPR merupakan intervensi nonfarmakologis yang efektif untuk menangani nyeri leher akibat penggunaan gadget dan dapat dipertimbangkan dalam praktik keperawatan berbasis postur dan ergonomi.
Copyrights © 2026