Perkembangan teknologi dan tuntutan pembelajaran abad ke-21 menuntut pembaruan pembelajaran matematika untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, kolaborasi, dan kreativitas siswa. Meskipun berbagai penelitian telah mengkaji Problem Based Learning (PBL) dan pemanfaatan teknologi pembelajaran, kajian tersebut umumnya dilakukan secara terpisah dan belum memberikan gambaran komprehensif mengenai efektivitas integrasi keduanya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model PBL terintegrasi teknologi dalam pembelajaran matematika melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) yang mengacu pada pedoman PRISMA. Data diperoleh dari 10 artikel publikasi tahun 2020–2025 yang diakses melalui Google Scholar berdasarkan kriteria inklusi, kemudian dianalisis melalui tahapan identifikasi, penyaringan, penilaian kelayakan menggunakan JBI Critical Appraisal Checklist, dan sintesis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan PBL berbantuan teknologi seperti GeoGebra, Quizizz, Wordwall, YouTube, dan Baamboozle efektif meningkatkan hasil belajar, kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, pemahaman konsep, komunikasi matematis, serta motivasi belajar siswa. Teknologi berperan sebagai learning scaffold yang mendukung visualisasi konsep abstrak dan meningkatkan interaktivitas pembelajaran, meskipun keterbatasan perangkat, akses internet, dan kesiapan guru masih menjadi tantangan implementasi.
Copyrights © 2025