Kualitas pelayanan publik sangat dipengaruhi oleh kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai pelaksana utama layanan kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja layanan ASN pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Lamandau melalui perspektif kompetensi, motivasi kerja, dan lingkungan kerja dengan menggunakan Ability-Motivation-Opportunity (AMO) Theory. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi untuk memahami pengalaman dan persepsi ASN yang terlibat dalam pelayanan administrasi kependudukan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis fenomenologi dan analisis data interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja layanan ASN dipengaruhi oleh interaksi tiga faktor utama. Pertama, motivasi kerja ASN terutama didorong oleh tanggung jawab pelayanan publik, pengabdian kepada masyarakat, dan kepuasan intrinsik dalam membantu masyarakat. Kedua, lingkungan kerja secara umum mendukung pelaksanaan pelayanan, meskipun masih terdapat kendala pada aspek fasilitas, jaringan internet, komunikasi internal, dan budaya kerja organisasi. Ketiga, kompetensi ASN, khususnya dalam penguasaan sistem pelayanan digital dan administrasi kependudukan, berperan penting dalam meningkatkan efektivitas dan ketepatan pelayanan. Penelitian ini menghasilkan model konseptual yang menunjukkan bahwa kompetensi, motivasi kerja, dan lingkungan kerja bekerja secara simultan dalam membentuk kinerja layanan ASN. Temuan penelitian memperluas penerapan AMO Theory pada sektor publik serta menunjukkan bahwa peningkatan kinerja ASN memerlukan strategi terintegrasi melalui pengembangan kompetensi, penguatan motivasi, perbaikan lingkungan kerja, dan digitalisasi pelayanan.
Copyrights © 2026