Mahasiswa rantau sebagai pendatang menghadapi berbagai tuntutan adaptasi akademik, sosial, dan budaya yang dapat mempengaruhi psychological well-being mereka. Salah satu faktor yang dapat berperan adalah self authenticity. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan self authenticity dan psychological well-being serta menguji hubungan keduanya pada mahasiswa rantau di Universitas Negeri Padang. Metode penelitian adalah kuantitatif dengan jenis deskriptif korelasional. Sampel berjumlah 348 mahasiswa rantau yang diambil melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria, kemudian responden yang memenuhi kriteria dipilih menggunakan simple random sampling. Data dikumpulkan melalui instrumen self authenticity dengan nilai reliabilitas 0.727 dan instrumen psychological well-being dengan nilai reliabilitas 0,916, kemudian dianalisis menggunakan product moment correlation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self authenticity dan psychological well-being mahasiswa rantau berada pada kategori tinggi serta memiliki hubungan positif yang cukup kuat dan signifikan (r = 0,525; p < 0,05). Temuan ini merekomendasikan upaya konselor untuk mengoptimalkan self authenticity dan psychological well-being mahasiswa rantau melalui layanan BK.
Copyrights © 2026