Lansia yang tinggal di panti sosial kerap menghadapi keterbatasan aktivitas yang menstimulasi aspek kognitif, sosial, dan emosional sehingga berdampak pada kualitas hidup. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup lansia melalui penerapan modul permainan edukasi interaktif LINCA (Lingkar Ceria Lansia) di Sentra Gau Mabaji, Kabupaten Gowa. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif dan edukatif melalui tahapan koordinasi dan pemetaan kebutuhan, penyusunan desain dan alat permainan, pelaksanaan empat sesi permainan (senam ringan, bola memori, puzzle kenangan, dan kartu ceria), serta evaluasi dan dokumentasi. Sasaran kegiatan adalah 13 lansia, dengan pengukuran kualitas hidup pada 12 lansia menggunakan instrumen 10 pernyataan berskala 1–5. Hasil menunjukkan rata-rata skor total kualitas hidup meningkat dari 31,4 pada pretest menjadi 40,1 pada posttest, atau naik 8,7 poin, dengan peningkatan terbesar pada aspek perasaan senang, memiliki teman untuk diajak bicara, penghargaan sosial, dan rasa aman. Lansia menunjukkan antusiasme, kerja sama, dan ekspresi kebahagiaan yang tinggi selama kegiatan. Permainan edukasi interaktif terbukti efektif mengurangi kejenuhan serta meningkatkan suasana hati dan interaksi sosial lansia. Program direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkala dan diintegrasikan ke dalam jadwal rutin panti agar keberlanjutannya terjaga Kata kunci: lansia; edukasi interaktif; kualitas hidup
Copyrights © 2026