Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pregnant Women's Satisfaction with The Quality of Antenatal Care (Anc) Services at The Obstech Of Poly of UPT Nene Mallomo Hospital, Sidrap District Dian Meiliani Yulis; Hairuddin K Hairuddin K; Andi Alim; Serli Serli
JED (Jurnal Etika Demokrasi) Vol 8, No 2 (2023): JED (Jurnal Etika Demokrasi)
Publisher : Universitas of Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jed.v8i2.10552

Abstract

In Indonesia, the quality of ANC services is still low in terms of ANC coverage which is still below the national target where data on coverage of pregnant women (K4) visits in Indonesia in 2021 is 87.48%, which means that it has not reached the target of the Ministry of Health's Strategic Plan in 2021, which is 95 %. Of the 34 provinces in Indonesia, only 3 provinces have achieved this target, namely the Riau Islands, DKI Jakarta and West Java. The purpose of this study was to know the relationship between the quality of antenatal care (ANC) services and the level of satisfaction of pregnant women at the midwifery polyclinic of UPT RSUD Nene Mallomo. The research design method used an analytic survey research with a cross-sectional approach, the number of samples was 83. The research instrument used a questionnaire, bivariate analysis used the Chi Square test. Results Based on data from 83 pregnant women who were dissatisfied with ANC services as many as 15 people (18.1%), based on Tangibles not good and dissatisfied 16 (19.3%), Empathy 16 (19.3%) The conclusion is that there is a relationship between satisfaction with Tangibles (P-value=0.000 OR 140.80), Reliability (P-value=0.000 OR 86.66), Responsiveness (P-value=0.000 OR 303.3), Assurance (P-value=0.000 OR 140.8 ) and Empathy (P-value = 0.000 OR 140.8) It is suggested that health workers improve counseling for pregnant women to make regular ANC visits.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Deteksi Dini Resiko Preeklamsiaa menggunakan Aplikasi Digital Kartu Skore Dhiana Setyorini dan Promosi Kesehatan sebagai Upaya Pencapaian SDG'S Muaningsih Muaningsih; Suriyani Suriyani; Serli Serli; Annisa Aulia Rahayu; Aulia Mutmainnah
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i2.23847

Abstract

ABSTRAK Salah satu komplikasi yang paling berbahaya yang dapat terjadi selama kehamilan adalah preeklamsia, yang merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas ibu dan janin, terutama di negara-negara berkembang. Setelah usia kehamilan dua puluh minggu, kondisi ini ditandai dengan hipertensi (tekanan darah tinggi) dan proteinuria (protein dalam urin). Salah satu alat inovatif, Kartu Dhiana Styorini Skore (KSDS), dibuat untuk membantu petugas kesehatan mengevaluasi risiko preeklamsia secara sistematis dan akurat. Dengan menggunakan Aplikasi Kartu Dhiana Styorini Skore, pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang preeklamsia dan pendampingan deteksi dini. Metode yang digunakan meliputi penggunaan Aplikasi Kartu Dhiana Styorini Skore (KSDS) dan pemberian pelatihan dan pendampingan kepada kader mengenai kondisi preeklamsia ibu hamil. Ada sepuluh kader yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kader lebih memahami preeklamsia. Dengan demikian, 70% kader tidak memiliki pengetahuan yang cukup sebelum pelatihan, tetapi setelah pelatihan sepenuhnya, kader memiliki pengetahuan yang cukup. Selain itu, kemampuan kader untuk menggunakan aplikasi KSDS juga meningkat. Sebelum pelatihan, tidak ada peserta yang bisa menggunakan 0%, tetapi setelah pelatihan, semua peserta sudah bisa menggunakan 100%. Tenaga kesehatan dapat mendeteksi ibu hamil secara dini, terutama preeklamsia, dengan adanya edukasi dan pendampingan kepada kader. Kata Kunci: Preeklamsia, Kader, KSDS.  ABSTRACT One of the most dangerous complications that can occur during pregnancy is preeclampsia, which is a leading cause of maternal and fetal morbidity and mortality, especially in developing countries. After twenty weeks of gestation, this condition is characterized by hypertension (high blood pressure) and proteinuria (protein in the urine). One innovative tool, the Dhiana Styorini Skore Card (KSDS), was created to help healthcare workers systematically and accurately evaluate the risk of preeclampsia. By using the Dhiana Styorini Skore Card Application, this service aims to increase knowledge about pre-eclampsia and early detection support. The methods used include using the Dhiana Styorini Skore Card Application (KSDS) and providing training and support to cadres regarding pre-eclampsia in pregnant women. There were ten cadres who participated in the activity. The results of the service show that the cadres understand preeclampsia better. Thus, 70% of the cadres did not have sufficient knowledge before the training, but after the training was complete, the cadres had sufficient knowledge. Additionally, the ability of the cadres to use the KSDS application has also increased. Before the training, no participants could use 0%, but after the training, all participants could use 100%. Healthcare workers can detect pregnant women early, especially for preeclampsia, with education and support provided to community health volunteers.Keywords: Preeclampsia, Cadres, KSDS.
PENINGKATAN KUALITAS HIDUP LANSIA MELALUI PERMAINAN EDUKASI INTERAKTIF DI SENTRA GAU MABAJI KABUPATEN GOWA Serli Serli; Eka Mayasari; Muhammad Muhammad; Dewa Bagaskara
Journal of Career Development Vol 4, No 1 (2026): Journal of Career Development
Publisher : Career Development Center Division at Amkop Business School

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/jcd.v4i1.235

Abstract

Lansia yang tinggal di panti sosial kerap menghadapi keterbatasan aktivitas yang menstimulasi aspek kognitif, sosial, dan emosional sehingga berdampak pada kualitas hidup. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup lansia melalui penerapan modul permainan edukasi interaktif LINCA (Lingkar Ceria Lansia) di Sentra Gau Mabaji, Kabupaten Gowa. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif dan edukatif melalui tahapan koordinasi dan pemetaan kebutuhan, penyusunan desain dan alat permainan, pelaksanaan empat sesi permainan (senam ringan, bola memori, puzzle kenangan, dan kartu ceria), serta evaluasi dan dokumentasi. Sasaran kegiatan adalah 13 lansia, dengan pengukuran kualitas hidup pada 12 lansia menggunakan instrumen 10 pernyataan berskala 1–5. Hasil menunjukkan rata-rata skor total kualitas hidup meningkat dari 31,4 pada pretest menjadi 40,1 pada posttest, atau naik 8,7 poin, dengan peningkatan terbesar pada aspek perasaan senang, memiliki teman untuk diajak bicara, penghargaan sosial, dan rasa aman. Lansia menunjukkan antusiasme, kerja sama, dan ekspresi kebahagiaan yang tinggi selama kegiatan. Permainan edukasi interaktif terbukti efektif mengurangi kejenuhan serta meningkatkan suasana hati dan interaksi sosial lansia. Program direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkala dan diintegrasikan ke dalam jadwal rutin panti agar keberlanjutannya terjaga Kata kunci: lansia; edukasi interaktif; kualitas hidup