Stunting adalah kondisi di mana anak memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umur. Kondisi ini diukur dengan panjang atau tinggi badan yang lebih dari minus dua standar deviasi median standar pertumbuhan anak dari World Health Organization (WHO). Stunting disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Stunting dapat terjadi mulai janin masih dalam kandungan dan baru nampak saat anak berusia dua tahun. Tujuan tulisan ini adalah untuk mendeskripsikan kegiatan Penyuluhan sosial dan Pelatihan pengolahan bahan makanan lokal dalam upaya menanggulangi terjadinya stunting. Rangkaian kegiatan penyuluhan sosial dan pelatihan pengelolaan makanan lokal sebagai program intervensi edukasi diharapkan dapat menanggulangi terjadinya stunting di masyarakat. Kegiatan penyuluhan sosial dan pelatihan pengolahan bahan makanan lokal yang dilakukan terdiri atas tahapan identifikasi kebutuhan, penyusunan desain program, penerapan program dan evaluasi program. Hasil dari penyuluhan sosial dan pelatihan pengolahan bahan makanan lokal bagi orang tua berhasil dapat meningkatkan kemampuan berwirausaha masyarakat yang pada gilirannya berdampak terhadap peningkatan kemampuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, sehingga dapat mencegah terjadinya gizi buruk pada anak.
Copyrights © 2024