Kenduri Jeurat merupakan tradisi yang telah dilakukan secara turun temurun oleh masyarakat Aceh setelah hari raya Idul Fitri. Tradisi ini merupakan bentuk akulturasi antara adat istiadat masyarakat Aceh, Hindu dan Islam. Tradisi Kenduri Jeurat tidak hanya sekedar ritual spiritual tetapi juga sebagai ajang untuk mempererat hubungan sosial dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pelaksanaan Kenduri Jeurat yang dilakukan oleh masyarakat Aceh yang masih dilakukan hingga saat ini. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka, dimana sumber diperoleh dari artikel atau buku yang membahas topik yang sama. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa Kenduri Jeurat dilakukan oleh seluruh masyarakat setelah hari raya Idul Fitri dimulai dari persiapan acara dengan cara 1) membentuk panitia, 2) Membersihkan makam, 3) Mengumpulkan makanan, 4) Kajian keagamaan, 5) Berdoa bersama, 6) Makan bersama, 7) Bercermin. Tahapan dalam pelaksanaan kenduri jeurat ini memiliki nilai sosial dan keagamaan yang tinggi. Kenduri jeurta selain sebagai kegiatan mendoakan leluhur yang telah meninggal dunia, juga berperan penting dalam menjaga keharmonisan hubungan sosial dan melestarikan nilai-nilai budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Copyrights © 2026