Penelitian ini mengkaji mengenai tradisi Pa’raga, yang merupakan tradisi yang dilaksanakan oleh Suku Makassar di wilayah Sulawesi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis data menggunakan metode kajian kepustakaan, dengan sumber data yang dikumpulkan dari berbagai literature meliputi, buku, artikel ilmiah, serta publikasi daring yang membahas mengenai Pa’raga yang dilakukan oleh masyarakat suku Makassar. Hasil kajian menunjukkan permainan Pa’raga sendiri pada awalnya merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan oleh kalangan bangsawan Gowa sebagai hiburan pada saat melaksanakan acara pelantikan maupun pernikahan. Namun seiring perkembangannya terjadi perubahan, mulai dari digunakan sebagai salah satu indikator kedewasaan laki-laki hingga pada akhirnya dijadikan tradisi. Untuk memainkan Pa’raga terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan, seperti halnya jenis sepakan, peraturan permainan, alat musik yang digunakan sebagai pengiring permainan, mapun baju yang harus dipakai. Berjalannya waktu, kejayaan tradisi ini tampaknya tidak berjalan mulus, dimana para pemuda Makassar terus berupaya agar permainan ini tetap ada sampai ke generasi berikutnya. Hal ini perlu dilakukan katena dalam Pa’raga memiliki nilai kearifan lokal yang luar biasa, seperti halnya nilai kerja sama, nilai sportivitas dan kontrol diri, maupun nilai seni dan estetika.
Copyrights © 2026