Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran organisasi tradisional dalam mempertahankan identitas budaya masyarakat Indonesia melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) terhadap sumber-sumber ilmiah terakreditasi nasional dan internasional relevan. Kajian dilakukan dengan menelaah beberapa artikel ilmiah terbitan tahun 2010–2025 yang membahas dinamika organisasi tradisional dalam konteks sosial, budaya, dan adaptasi terhadap globalisasi. Hasil telaah menunjukkan bahwa organisasi tradisional berfungsi sebagai sistem sosial yang menjaga keseimbangan antara nilai adat, struktur sosial, dan praktik budaya. Organisasi ini tidak hanya menjadi wadah pewarisan norma dan pengetahuan lokal, tetapi juga memainkan peran penting dalam memperkuat solidaritas sosial, resolusi konflik, serta pengelolaan sumber daya berbasis kearifan lokal. Sementara itu, peran organisasi tradisional pada era modern mengalami transformasi signifikan dari lembaga adat tertutup menjadi institusi sosial adaptif yang mampu berkolaborasi dengan pemerintah, dan dunia digital untuk mempertahankan eksistensi budaya lokal. Kajian ini menegaskan bahwa pelestarian identitas budaya tidak dapat dipisahkan dari keberlanjutan organisasi tradisional sebagai institusi pewaris nilai-nilai komunal. Diperlukan strategi integratif melalui edukasi budaya, dokumentasi digital, dan penguatan hukum adat untuk memastikan keberlanjutan fungsi organisasi tradisional di tengah tantangan globalisasi dan modernisasi.
Copyrights © 2026