Perencanaan bangunan bertingkat di tanah lunak (kategori tanah E) memerlukan metode yang cermat karena sifat tanah ini memperburuk dampak gempa dan memiliki kemampuan dukung tanah yang rendah. Studi ini merancang struktur gedung perkantoran empat lantai di Madukoro, Semarang, dengan penambahan satu lantai pada gedung eksisting tiga lantai Bina Marga dan Cipta Karya. Perencanaan struktur mengacu pada SNI 1727:2020 (beban minimum), SNI 1726:2019 (ketahanan gempa), dan SNI 2847:2019 (struktur beton). Hasil studi menunjukkan perlunya sistem pondasi dalam untuk menyalurkan beban ke lapisan tanah yang lebih stabil, diharapkan menjadi acuan perencanaan di daerah rawan gempa.
Copyrights © 2025