Ketersedian air tanah tergantung pada kondisi lingkungan dimana proses pengimbuhan, pengaliran, dan pelepasan air tanah berlangsung pada suatu cekungan air tanah (CAT). Landasan kebijakan dalam pengelolaan air tanah harus berbasis pada cekungan air tanah. Dengan melakukan Uji Pemompaansetelah konstruksi sumur bor, maka performa sumur dapat dievaluasi. Nilai Step-Drawdown Test mampu mencerminkan Total penurunan muka air pada sumur yang dilakukan uji pemompaan. Dengan hasil tersebut mampu dievaluasi performa sumur produksi. Kombinasi dari nilai dari Continous Pumping Test mampu mengevaluasi potensi akuifer pada daerah pemboran airtanah . Dari3 titik sumur penelitian, 2 Sumur memiliki nilai transmisivitas (T) kurang dari 100 m2/d, yang diartikan bahwa cadangan air tanah dari titik sumur ini adalah cukup produktif, akan tetapi hanya bisa diaplikasikan untuk komunitas/kelompok orang yang terbatas. Dari keadaan tersebut maka pengambilan harus dapat dilaksanakan secara teratur dan tidak berlebihan. 1 Sumur memiliki nilai transmisivitas (T) lebih dari 100 m2/dyang diartikan bahwa cadangan air tanah dari titik sumur ini adalah sangat produktif, bisa diaplikasikan untuk komunitas/kelompok orang pada regional yang cukup luas.
Copyrights © 2025