Karies gigi atau gigi berlubang merupakan infeksi pada permukaan gigi yang disebabkan oleh mikroorganisme yaitu Streptococcus mutans yang bersifat asidogen yang dapat menghasilkan asam pada gigi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui aktivitas antibakteri Streptococcus mutans dengan menggunakan metode difusi cakram secara eksperimental menggunakan fraksi daun kelor (Moringa oleifera. Lamk).. Fraksi etil asetat dan n-heksan daun kelor (Moringa oleifera.L) dibuat dalam beberapa kelompok konsentrasi yaitu 2% dan 6% dengan clindamycin sebagai kontrol positif dan DMSO sebagai kontrol negatif. Dari hasil tersebut dapat dilihat bahwa fraksi etil asetat dan fraksi n-heksan daun kelor dapat menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans dengan zona hambat untuk fraksi etil asetat 2%(18,8 mm), 6%(19,1 mm), dan untuk fraksi n-heksan dengan zona hambat 2%(13,2 mm), 6%(16,6 mm) dengan daya hambat paling besar pada fraksi etil asetat konsentrasi 6%(19,1 mm).
Copyrights © 2026