Penelitian studi literatur ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan yang dihadapi guru dalam beradaptasi terhadap kebijakan pembelajaran mendalam (deep learning ) dalam konteks implementasi Kurikulum Merdeka di Indonesia. Dengan menggunakan metode studi literatur berbasis analisis isi, penelitian ini menelaah berbagai sumber ilmiah terkini terbitan 2020-2025. Hasil kajian mengidentifikasi enam dimensi kesulitan utama yang bersifat saling berkaitan: (1) beban administrasi yang tinggi, (2) keterbatasan literasi digital, (3) ketidaksiapan pedagogis terhadap prinsip pembelajaran mendalam, (4) beban psikologis berupa stres kerja dan kelelahan emosional, (5) ketidaksesuaian sistem asesmen konvensional, dan (6) pemahaman pemahaman terhadap dukungan lembaga. Faktor internal seperti motivasi dan kompetensi guru berinteraksi secara sinergis dengan faktor eksternal berupa kebijakan, sarana, dan dukungan institusi dalam membentuk kapasitas adaptasi guru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan adaptasi guru terhadap pembelajaran mendalam memerlukan pendekatan sistemik yang mengintegrasikan pengembangan profesional berkelanjutan, reformasi sistem asesmen, penyederhanaan beban administratif, dan kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan pendidik.
Copyrights © 2026