Penelitian ini menawarkan roadmap operasional tujuan pendidikan Islam yang menjembatani kerangka normatif wahyu–profetik dengan arsitektur kurikulum berbasis capaian (OBE). Metodologinya adalah kualitatif kepustakaan melalui analisis dokumen dan sintesis konseptual terhadap sumber klasik–kontemporer (al-Attas, an-Nahlawi, ad-Dakhil, al-Kailani, serta studi mutakhir tentang moderasi, kebangsaan, dan teknologi). Data dikodekan secara tematik (spiritual, moral, sosial, profesional, teknologi) dan dianalisis memakai model Miles & Huberman hingga menghasilkan peta aims → methods → assessment → graduate attributes. Hasilnya: model yang mengikat tujuan utama (tauhid, ‘ubūdiyyah/ta’dīb) dengan tujuan perantara (akhlak, kompetensi sosial, etos kerja, kesehatan jasmani), diturunkan ke strategi instruksional (service-learning, project/work-based learning), indikator asesmen ‘amal ṣāliḥ lintas domain, dan profil lulusan ṣāliḥ–muṣliḥ yang terukur. Kontribusi utama adalah instrumentasi tujuan Qur’ani ke rubrik kinerja akuntabel (CPL–CPMK) tanpa kehilangan poros ta’dīb. Keterbatasan: belum diuji secara longitudinal dan membutuhkan adaptasi konteks. Implikasi praktis: kerangka siap-pakai bagi unit akademik untuk menyelaraskan tujuan, pedagogi, asesmen, dan mutu lulusan.
Copyrights © 2025