Tradisi sebagai bagian dari system kebudayaan dan mengandung filososfi kehidupan dalam keseharian masyarakat salah satunya ialah, Festival Seblang Olehsari bukan hanya sarana pelestarian adat maupun janji masyarakat kepada leluhur saja namun juga media penguatan ekonomi lokal masyarakat dimana masalah utama muncul bagaimana peran Festival Seblang Olehsari berfungsi sebagai motor penggerak dalam pelestarian adat dan juga penguatan ekonomi lokal masyarakat. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis peran festival dalam menjaga keberlanjutan tradisi budaya serta kontribusinya terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat sekitar. Informan yang terdapat dalam penelitian ini adalah sektor UMKM yang terdapat dalam penyelengaraan festival Seblang Olehsari, panitia penyelenggara, pemerintah daerah, Lembaga adat, pengunjung festival, dengan sampel yang diambil dari informan. Metode analisis yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi serta kuantitatis untuk mengukur peningkatan kontribusi dalam penguatan ekonomi lokal, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara sederhana untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai hubungan antara pelestarian adat dan penguatan ekonomi lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Festival Seblang Olehsari memiliki peran strategis dalam melestarikan nilai-nilai budaya Osing melalui ritual sakral dan keterlibatan masyarakat lintas generasi. Selain itu, festival ini memberikan dampak ekonomi positif berupa peningkatan pendapatan pelaku UMKM, berkembangnya sektor pariwisata, serta terbukanya peluang kerja musiman. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa pelestarian adat dan penguatan ekonomi lokal dapat berjalan beriringan melalui festival budaya, dengan dukungan masyarakat, pemerintah daerah, dan sektor pariwisata sebagai faktor kunci keberlanjutan.
Copyrights © 2026