Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh risiko klaim asuransi kredit multiguna terhadap stabilitas keuangan PT Askrindo, dengan kinerja keuangan sebagai variabel mediasi dalam penghentian perjanjian kerja sama dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD). Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan PT. Askrindo periode 2018–2024. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier dan analisis jalur dengan SPSS 25. Risiko klaim diproksikan dengan loss ratio, kinerja keuangan diukur menggunakan Risk-Based Capital (RBC), sedangkan stabilitas keuangan diukur melalui indikator likuiditas dan solvabilitas. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko klaim tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan PT Askrindo. Namun, risiko klaim memengaruhi stabilitas keuangan perusahaan, khususnya likuiditas. Selain itu, kinerja keuangan tidak mampu memediasi hubungan antara risiko klaim dan stabilitas keuangan perusahaan. Implikasi: Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan manajemen risiko, kualitas underwriting, dan pengelolaan modal untuk menjaga stabilitas keuangan perusahaan asuransi. Originalitas: Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi risiko klaim, kinerja keuangan, dan stabilitas keuangan dalam konteks penghentian kerja sama asuransi kredit multiguna dengan BPD.
Copyrights © 2026