Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam menghadapi berbagai kendala dalam pengelolaan administrasi, di antaranya masih dominannya sistem administrasi manual, keterbatasan kompetensi sumber daya manusia dalam pemanfaatan teknologi informasi, serta belum optimalnya pengelolaan arsip dan layanan administrasi. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya efektivitas pelayanan, tingginya penggunaan waktu dan biaya operasional, serta kurang optimalnya akuntabilitas tata kelola administrasi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas tenaga administrasi Pondok Pesantren Sunan Kalijogo Jabung dalam mengimplementasikan sistem administrasi berbasis digital guna mewujudkan tata kelola yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Metode pelaksanaan menggunakan Participatory Action Research (PAR) yang dilaksanakan melalui tahapan identifikasi kebutuhan mitra secara partisipatif, perencanaan program, pelatihan, pendampingan implementasi digitalisasi administrasi pada bidang administrasi kesantrian, keuangan, surat-menyurat, pengarsipan dokumen, dan layanan informasi, serta refleksi, monitoring, dan evaluasi bersama mitra sebagai dasar penyempurnaan program secara berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tenaga administrasi mampu mengoperasikan sistem administrasi digital secara lebih optimal sehingga proses pencarian data, penyusunan laporan, penerbitan dokumen, dan pengelolaan arsip menjadi lebih cepat, akurat, dan terintegrasi. Selain itu, terjadi peningkatan efisiensi penggunaan waktu dan biaya operasional serta peningkatan kualitas pelayanan administrasi kepada santri, guru, dan wali santri. Kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi mitra melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia dan penerapan sistem administrasi digital yang mendukung tata kelola pesantren yang modern, profesional, dan berkelanjutan serta berpotensi direplikasi pada pesantren lain dengan karakteristik yang serupa.
Copyrights © 2026