Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pemanfaatan aplikasi Hear Me berbasis teknologi Augmented Reality (AR) dalam meningkatkan kompetensi bahasa isyarat guru pendamping anak tunarungu melalui studi literatur. Hambatan utama dalam pembelajaran anak tunarungu adalah keterbatasan penguasaan bahasa isyarat oleh guru, yang berdampak pada komunikasi dan keterlibatan siswa di kelas inklusi. Studi ini menelaah 12 artikel ilmiah yang relevan untuk mengidentifikasi efektivitas, tantangan, serta faktor pendukung dan penghambat implementasi AR dalam pembelajaran bahasa isyarat. Hasil telaah menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi AR seperti Hear Me dapat meningkatkan pemahaman guru terhadap bahasa isyarat secara visual, mandiri, dan interaktif. Namun, keberhasilan implementasi sangat dipengaruhi oleh ketersediaan pelatihan formal, perangkat digital yang memadai, dan infrastruktur penunjang. Studi ini merekomendasikan perlunya dukungan institusi pendidikan dan kolaborasi lintas sektor untuk optimalisasi pemanfaatan AR dalam pendidikan inklusif.
Copyrights © 2026