Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia menghadapi tantangan yang semakin besar akibat perlambatan ekonomi global, menurunnya daya beli domestik, serta ketatnya persaingan pasar. Studi ini menyoroti kasus Dodol Bu Icih, sebuah industri rumahan kuliner tradisional dari Pondok Salam, Purwakarta, yang memiliki potensi untuk menjadi produk unggulan daerah yang kompetitif. Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi. Kegiatan ini menghasilkan kemasan dan branding produk dodol yang lebih modern, 3 akun pemasaran digital yang aktif, serta SOP produksi dan pengemasan. Dampak nyata kegiatan ini penjualan dodol meningkat sekitar 20–25%, jangkauan pasar menjadi lebih luas melalui pemasaran digital, dan mitra mampu mengelola promosi serta pembukuan secara mandiri. Inisiatif ini memperkuat daya saing produk di pasar domestik serta berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui peningkatan pendapatan usaha kecil, penciptaan lapangan kerja lokal, penguatan pertumbuhan UMKM, dan peningkatan standar produksi, termasuk sertifikasi halal.
Copyrights © 2026