Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan pada Rumah Produksi Keripik Tempe Sagu “Al-Madinah” yang menghadapi permasalahan pada aspek produksi dan manajemen usaha. Proses produksi masih dilakukan secara manual sehingga kapasitas terbatas, kualitas produk belum seragam, dan waktu produksi relatif lama. Selain itu, kemasan produk kurang menarik, pemasaran masih konvensional, serta pencatatan keuangan belum dilakukan secara optimal. Program ini bertujuan meningkatkan produktivitas dan daya saing usaha melalui penerapan teknologi tepat guna, inovasi produk, dan penguatan pemasaran digital. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan identifikasi permasalahan, sosialisasi program, pelatihan dan peningkatan kapasitas mitra, penerapan teknologi tepat guna, pendampingan implementasi, serta monitoring dan evaluasi. Teknologi yang diterapkan meliputi mesin pengupas kedelai, mesin pemotong tempe, spinner, dan hand sealer. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan efisiensi produksi dengan penurunan waktu pengolahan dari ±6 jam menjadi ±3 jam per hari serta peningkatan kapasitas produksi hingga 40% atau mencapai ±2.200 pcs per hari. Program juga menghasilkan perbaikan desain kemasan, penambahan varian rasa (balado dan keju), penerapan pemasaran digital melalui media sosial dan WhatsApp Business, serta penggunaan pencatatan keuangan sederhana. Implementasi program memberikan dampak terhadap peningkatan produktivitas, daya saing usaha, serta penguatan keberlanjutan UMKM berbasis pangan lokal. Model pendampingan yang diterapkan berpotensi direplikasi pada UMKM sejenis.
Copyrights © 2026