Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi faktor-faktor penyebab kesulitan belajar Matematika pada siswa SMA di suatu sekolah swasta di Tarakan, Kalimantan Utara, Indonesia. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemahaman siswa terhadap Matematika, sementara kajian terkait penyebab kesulitan di jenjang SMA masih terbatas. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan studi kasus dan melibatkan enam partisipan yang dipilih melalui angket. Data dikumpulkan melalui angket dan wawancara, kemudian dianalisis secara tematik. Ditemukan tujuh tema penyebab kesulitan belajar, yaitu (1) Siklus persepsi negatif terhadap Matematika, (2) suasana pembelajaran yang kurang kondusif, (3) kebiasaan belajar Matematika yang kurang, (4) kompetensi pedagogik guru yang kurang, (5) dukungan orang tua yang kurang, (6) sarana dan prasarana sekolah yang kurang memadai, dan (7) malu bertanya meskipun belum memahami materi. Hasil ini menunjukkan pentingnya peningkatan kompetensi guru melalui metode pembelajaran inovatif, tes diagnostik, serta pembentukan persepsi positif terhadap Matematika.
Copyrights © 2025