: Masalah utama yang selalu mengiringi perkembangan perkotaan adalah kepadatan penduduk dan secara tidak langsung berdampak pada semakin menyempitnya lahan untuk pemukiman. Sempitnya lahan untuk tempat tinggal menyebabkan makin berkurangnya penghijauan yang bermanfaat untuk mengurangi CO2 atau polutan lainnya. Berdasarkan kondisi tersebut, perlu disiasati suatu upaya untuk melakukan penghijauan di lahan yang sempit, yaitumerancang media tanam yang tepat. Plastik bekas kemasan air mineral merupakan material yang mudah ditemukan dan dapat dimanfaatkan sebagai pot sekaligus mengurangi sampah plastik di sekitar kita. Program Studi Desain Produk, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Universitas Trisakti, melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) memberikan pelatihan pemanfaatan botol plastik bekas menjadi media tanam di Kelurahan Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat dengan sasaran ibu-ibu PKK di wilayah tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kegiatan yang bersifat edukatif tentang penanganan sampah, sekaligus sebagai upaya untuk merangsang kreativitas dan pemberdayaan masyarakat dalam mengolah sampah plastik menjadi produk yang bernilai fungsional. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan PkM ini adalah metode eksperimentatif yaitu dengan melakukan berbagai eksperimen untuk mendapatkan materi pelatihan yang tepat sasaran. Hasil kegiatan kemudian disusun menjadi sebuah artikel ilmiah dengan metode kualitatif yang bersifat deskriptif.
Copyrights © 2018