Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri dan membuka peluang ekonomi bagi warga binaan melalui pelatihan Make Up Art. Kegiatan dilaksanakan di Lapas Kelas III Rangkasbitung dengan melibatkan 20 warga binaan. Metode pelatihan mengacu pada pendekatan experiential learning yang terdiri dari empat tahapan: tahap persiapan dan identifikasi kebutuhan, tahap perancangan dan penyusunan, tahap pelatihan dan pendampingan serta tahap evaluasi. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek keterampilan teknis tata rias, motivasi untuk berwirausaha, serta kepercayaan diri peserta. Evaluasi menunjukkan bahwa 80% peserta mampu menguasai teknik make up dasar dengan baik. Pembahasan menunjukkan bahwa pendekatan pelatihan berbasis pengalaman dan partisipatif mampu memantik transformasi psikososial dan ekonomi secara bersamaan. Pelatihan ini memberikan kontribusi dalam membangun kemandirian warga binaan dan dapat direplikasi sebagai model pembinaan berkelanjutan di lembaga pemasyarakatan.
Copyrights © 2025