Pelaksanaan program pelatihan dan pemberdayaan kelompok tani bawang merah di Kampong Baru, Sulawesi Selatan. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas teknis dan manajerial petani dalam menghadapi tantangan budidaya dan pengelolaan usaha tani secara modern. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif-deskriptif dengan rancangan partisipatif yang melibatkan interaksi langsung antara peneliti dan petani. Kegiatan dilaksanakan dalam empat tahap: sosialisasi, pemberdayaan, pengembangan keterampilan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani, khususnya dalam pencatatan keuangan sederhana dan penerapan teknik budidaya bawang merah yang efisien. Sebagian petani mulai merancang usaha olahan hasil panen seperti bawang goreng, sebagai strategi diversifikasi pendapatan. Evaluasi kualitatif menunjukkan adanya perubahan perilaku awal peserta dalam pengelolaan usaha tani. Program ini membuktikan bahwa pelatihan yang terstruktur dan partisipatif mampu meningkatkan kemandirian dan profesionalisme petani lokal. Temuan ini diharapkan dapat menjadi model replikasi bagi daerah lain dengan karakteristik serupa.
Copyrights © 2025