Lembaga adat merupakan organisasi kemasyarakatan yang dibentuk oleh suatu masyarakat hukum adat tertentu mempunyai wilayah tertentu dan harta kekayaan sendiri serta berhak dan berwenang untuk mengatur dan mengurus serta menyelesaikan hal-hal yang berkaitandengan adat. Lembaga adat di Desa Tanjung Serupa memiliki peran yang sangat penting dalam mewadahi segala aktivitas adat dan keagamaan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana fungsi adat dalam memperhatikan dan mensejahterakan para pemangku atau pinandita di Desa Tanjung Serupa. Mengingat menjadi seorang pemangku tidaklah mudah karena beliau terikat oleh aturan-aturan kepemangkuannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah proposive sampling. Sampel penelitian ini adalah tokoh-tokoh adat, para pemangku dan tokoh-tokoh umat di Desa Tanjung Serupa Kecamatan Pakuan Ratu yang dianggap mengerti tentang aturan dan tuntunan bagaimana melayani kehidupan seorang pemangku sebagai orang yang disucikan.Hasil penelitian mengungkapkan bahwa lembaga adat di Desa Tanjung Serupa telah berkontribusi nyata untuk memperhatikan dan memberikan pelayanan kepada para pemangku dalam mensejahterakan kehidupannya walaupun tidak sepenuhnya terpenuhi. Bukti bahwa lembaga adat di Desa Tanjung Serupa telah berfungsi dalam mensejahterakan kehidupan para pemangku adalah dengan memberikan yajna (janggolan) minimal Rp400.000/tahun apabila ada acara di pura (Tri Kahyangan) diberikan punia sebesar Rp 200.000. Selain berupa uang adat juga memberikan yajna berupa barang dan pakaian, dan hasil panen sebanyak 5-10 kg/kk/panen. Peran lembaga adat harus ditingkatkan agar kehidupan seorang pemangku dapat terjamin.
Copyrights © 2023