Sekolah Tinggi Agama Hindu Lampung
Vol. 16 No. 1 (2025): JPA : Jurnal Pendidikan Agama

Fungsi Lembaga Adat Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Pinandita

Suyono (Sekolah Tinggi Agama Hindu Lampung)
Made Ardite Umbare (Sekolah Tinggi Agama Hindu Lampung)



Article Info

Publish Date
03 Mar 2025

Abstract

Berdasarkan hasil wawancara pra penelitian yang peneliti lakukan, ditemukan salah satu permasalahan yang terjadi di desa ini ialah tingkat partisipasi masyarakatnya yang masih rendah. Masyarakat hanya menyerahkan tanggungjawabkepada kepala desa, Sehingga Kepala Desa di Kampung Menggala kesulitan untuk bisa menampung aspirasi masyarakat. Saat dilaksanakan rapat Desa Masyarakat tidak mau menyampaikan aspirasinya atau masyarakat Kampung Menggala khususnya Banjar Wira Dharma sebutdengan “ ”. Rumusan masalahdalampenelitianiniadalah, pertama: Bagaimana kepemimpinan Klian Banjar Wira DharmaDusun Cakat Raya Kampung Menggala Kecamatan Menggala Timur Kabupaten Tulang Bawang?Kedua, bagaimana fungsi Klian Banjar Wira DharmaDusun Cakat Raya Kampung Menggala Kecamatan Menggala Timur Kabupaten Tulang Bawangdalam proses pelaksanaan pembangunan desa? Kepemimpinan Klian Banjar Wira Dharmadi Dusun Cakat Raya Kampung Menggala Kecamatan Menggala Timur Kabupaten Tulang Bawangdalam masa pandemi seperti saat ini, mengarah pada tipe kepemimpinan empati. Pertama, empati membangun keterikatan. Kedua, empati memberikan pemahaman.Dengan kepemimpinan empati dari Klian Banjar tersebut, maka akan membawa kita berpikir sebelum memberikan penilaian dan membuat asumsi tentang kedekatan pemimpin dan anggotanya, dalam kasus ini antara Klian banjar dengan warganya.Seperti halnya dalam jabatan kepala desa, dalam hal ini Klian Banjar selaku pemimpin tertinggi di desa adat dapat dilihat fungsi kepemimpinan Klian Banjar, dengan indikator sebagai berikut : Pertama, fungsi instruktif yaitu fungsi yang menjelaskan bagaimana cara Pemerintah Desa Adat dalam hal ini adalah Aparat Desa Adat dalam menentukan perintah maupun mengerjakan perintah.Kedua, fungsi kumulatif yaitu fungsi yang dimiliki oleh Pemerintah Desa dalam hal ini Aparat Desa ataupun Klian Banjar terhadap bagaimana cara menetapkan keputusan terutama menyangkut masalah desa adat. Cara yang dilakukan Klian Banjar adalah dialog dengan aparat Banjar dan juga dengan warga Banjar. Dari dialog tersebut pada akhirnya Klian Banjar mendapatkan aspirasi.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

JPA

Publisher

Subject

Description

Jurnal Pendidikan Agama diterbitkan dua kali dalam satu tahun, yaitu bulan Maret dan September. Sebagai Perguruan Tinggi Swasta, STAH Lampung ikut melaksanakan pembangunan dibidang pendidikan, sehingga mempunyai peran dan tanggung jawab yang besar dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia Hindu. Dalam ...