Persepsi orang tua pada program kurikulum merdeka belajar diharapkan dapat merubah paradigma berpikir bahwa peran orang tua pada pendidikan anak usia dini sangat diperlukan dalam meningkatkan kecerdasan dan kebahagiaan pada peserta didik serta akan membantu lingkungan keluarga untuk menyalurkan sikap positif. Oleh karena itu, tujuan riset ini adalah untuk mengetahui persepsi orang tua dalam implementasi kurikulum merdeka belajar sehingga dapat membangun komunikasi yang baik antara anak, guru dan orang tua dan anak mencapai kebahagiaan dalam belajar dengan menentukan pembelajaran atau permainan yang disukai maka anak akan menjadi bahagia karena dapat bermain dengan mainan kesukaannya, sehingga anak bercendikia dan juga berbudi pekerti sesuai dengan azas Pancasila atau sebagai wujud Profil Pelajar Pancasila. Riset ini menggunakan statistik deskriftif nalisis data menggunakan deskriptif dengan rumus presentase sebagai alat untuk memperoleh data. Subjek penelitian adalah 30 orang orang tua peserta didik di Paud Plus Ar-Rasyada Kota Bandung. Hasil penelitian menunjukkan 46,6% orang tua paham tentang konsep merdeka belajar serta hanya 36,7 % orang tua paham tentang konsep merdeka belajar yaitu kembali ke alam. Parents' perceptions of the Independent Learning Curriculum (Kurikulum Merdeka) program are expected to shift the paradigm, emphasizing that the role of parents in early childhood education is essential for enhancing students' intelligence and happiness, as well as fostering positive attitudes within the family environment. Therefore, this study aims to determine parents' perceptions regarding the implementation of the Independent Learning Curriculum in building effective communication between children, teachers, and parents to ensure children achieve happiness in learning by choosing their preferred activities or games. This approach enables children to learn joyfully through their favorite toys, thereby developing both intellectual capacity and positive character aligned with the principles of Pancasila as a manifestation of the Pancasila Student Profile. This study utilizes a descriptive statistical data analysis method with a percentage formula for data processing. The research subjects were the parents of 30 students at PAUD Plus Ar-Rasyada, Bandung City. The results indicated that while 46.6% of parents understood the general concept of the Independent Learning Curriculum, only 36.7% understood its specific core concept of returning to nature.
Copyrights © 2026