Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemahaman pajak, literasi keuangan, dan pengetahuan perpajakan terhadap kesadaran wajib pajak pada mahasiswa Akuntansi Perpajakan Universitas Pamulang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan survei kuesioner berskala Likert. Populasi penelitian berjumlah 987 mahasiswa aktif, sedangkan sampel sebanyak 100 mahasiswa dipilih melalui purposive sampling dengan acuan perhitungan Slovin. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda melalui IBM SPSS Statistics 27 setelah pengujian validitas, reliabilitas, normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas. Seluruh indikator dinyatakan valid dengan r hitung melebihi 0,196 dan reliabel karena nilai Cronbach’s alpha berada pada rentang 0,874 hingga 0,933. Model memenuhi asumsi klasik, ditunjukkan oleh nilai normalitas 0,200, tolerance di atas 0,10, VIF di bawah 10, serta signifikansi Glejser di atas 0,05. Secara parsial, pemahaman pajak, literasi keuangan, dan pengetahuan perpajakan berpengaruh positif signifikan. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap kesadaran wajib pajak dengan F hitung 19,625 dan R² sebesar 0,380. Penguatan pembelajaran perpajakan dan literasi keuangan diperlukan untuk membentuk kesadaran pajak mahasiswa sejak dini. Temuan ini menegaskan pentingnya kurikulum memadukan latihan penghitungan, simulasi pelaporan, dan evaluasi keputusan keuangan sehingga mahasiswa mampu menerapkan kewajiban perpajakan secara konsisten.
Copyrights © 2026