Penelitian ini berupaya untuk mengatasi permasalahan rendahnya hasil belajar IPA pada materi sistem ekskresi murid kelas VIII B MTs Bustanul Ulum Panti. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya hasil belajar murid dikarenakan kurangnya keterlibatan murid dalam proses pembelajaran dan belum terlaksananya pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan murid. Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif yang dilaksanakan dengan dua siklus. Siklus pertama dan kedua dilaksanakan masing-masing dua kali pertemuan Setelah penelitian dilakukan maka diperoleh hasil belajar murid pada pra siklus yaitu 46,15% (19,23% visual, 3,85% auditori, dan 23,07% kinestetik). Kemudian pada siklus pertama diperoleh hasil belajar secara klasikal sebanyak 57,68% (26,92% visual, 7,69% auditori dan 23,07% kinestetik) dengan rata-rata sebanyak 54,2307 sedangkan pada siklus kedua mencapai nilai 80,76% (38,46% visual, 15,38% auditori dan 26,92% kinestetik) dengan rata-rata sebanyak 71,5384. Dari hasil penelitian terjadi peningkatan hasil belajar murid setelah dilakukan pembelajaran menggunakan model pembelajaran berdiferensiasi dengan model pembelajaran Problem Based Learning pada materi sistem ekskresi.
Copyrights © 2026