Musik banyak digunakan sebagai media stimulasi bahasa anak usia dini, tetapi pengaruhnya terhadap berbagai aspek bahasa belum menunjukkan hasil yang sepenuhnya konsisten. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran musik dalam perkembangan bahasa anak usia dini, mengidentifikasi bentuk kegiatan musik dan aspek bahasa yang berkembang, serta menjelaskan mekanisme dan faktor yang menentukan efektivitasnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain tinjauan pustaka integratif. Artikel ilmiah ditelusuri melalui Scopus, Web of Science, ERIC, PubMed, dan Google Scholar berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Data diekstraksi dan dianalisis secara tematik dengan membandingkan bentuk kegiatan musik, karakteristik peserta, aspek bahasa yang diukur, temuan utama, dan keterbatasan penelitian. Hasil sintesis menunjukkan bahwa musik berperan positif terutama dalam penguasaan kosakata, pemrosesan fonem, kesadaran suku kata, dan pengenalan rima. Pengaruh terhadap kemampuan menyimak, pelafalan, tata bahasa, berbicara, literasi awal, dan komunikasi juga ditemukan, tetapi belum konsisten. Kegiatan yang paling mendukung perkembangan bahasa meliputi bernyanyi, permainan ritme dan nada, musik dan gerak, penggunaan alat musik sederhana, serta pembacaan cerita yang dinyanyikan secara interaktif. Musik bekerja melalui pengulangan lirik, pemrosesan auditori dan temporal, sensitivitas terhadap ritme, melodi, dan prosodi, pembelajaran multisensori, serta interaksi sosial. Efektivitasnya dipengaruhi oleh keterlibatan aktif anak, kesederhanaan dan keakraban melodi, keteraturan kegiatan, kejelasan lirik, dan kesesuaiannya dengan bahasa serta budaya anak. Musik dengan demikian merupakan media pendukung stimulasi bahasa yang efektif apabila digunakan secara aktif, terarah, interaktif, dan disesuaikan dengan tujuan perkembangan bahasa yang spesifik.
Copyrights © 2026