Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi dan kompetensi terhadap peningkatan kinerja pegawai di Dinas Administrasi Kependudukan, Pencatatan Sipil, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Papua Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi seluruh ASN berjumlah 35 orang yang sekaligus menjadi sampel (purposive sampling). Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert 1–5 dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (β=0,410; t=4,477; p<0,05); kompetensi juga berpengaruh positif dan signifikan (β=0,362; t=3,482; p<0,05); dan secara simultan keduanya berpengaruh signifikan (F=17,250; p<0,05) dengan koefisien determinasi R²=0,519, artinya 51,9% variasi kinerja pegawai dijelaskan oleh motivasi dan kompetensi. Peningkatan kinerja pegawai memerlukan penguatan motivasi intrinsik dan pengembangan kompetensi teknis berbasis SIAK secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026