Penelitian ini menganalisis pengaruh persepsi harga dan brand image terhadap kepuasan pelanggan pada ritel modern Alfamart dan Indomaret di Kabupaten Manokwari, sekaligus menguji apakah terdapat perbedaan tingkat kepuasan pelanggan di antara keduanya. Alfamart baru membuka gerai pertamanya di Manokwari pada Agustus 2025, menciptakan dinamika pasar baru yang belum pernah diteliti sebelumnya. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan quota sampling, data dikumpulkan dari 82 responden 34 pelanggan Alfamart dan 48 pelanggan Indomaret melalui kuesioner berskala Likert 1–5 yang terdiri dari 24 butir pernyataan. Analisis menggunakan regresi linear berganda dan Independent Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan: (1) persepsi harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan (β=0,347; t=3,512; sig=0,001; H₁ diterima); (2) brand image berpengaruh positif dan signifikan serta menjadi variabel dominan (β=0,418; t=4,231; sig=0,000; H₂ diterima); (3) secara simultan keduanya berpengaruh signifikan (F=52,847; sig=0,000; R²=0,698; H₃ diterima); (4) terdapat perbedaan kepuasan yang signifikan antara pelanggan Indomaret (x̄=4,08) dan Alfamart (x̄=3,94), di mana Indomaret memberikan kepuasan lebih tinggi (t=2,318; sig=0,021; H₄ diterima). Dominannya brand image mengkonfirmasi bahwa reputasi nasional kedua merek berfungsi sebagai jaminan kualitas yang membentuk kepuasan konsumen Manokwari yang baru pertama kali berinteraksi dengan minimarket berjaringan nasional.
Copyrights © 2026