Penelitian ini merumuskan desain operasional B-FLESA, bisnis pangan fungsional berbasis fermentasi dengan empat kelompok produk yaitu yoghurt, susu kefir, kombucha, dan snack bar. Dengan strategi focused differentiation dan product development, desain operasi dibangun untuk menjamin keamanan pangan, konsistensi mutu antarbatch, serta viabilitas kultur mikroba fungsional hingga ke tangan konsumen. Pemisahan jalur produksi untuk produk cair dan produk kering diintegrasikan melalui perencanaan permintaan, SOP, ketertelusuran batch, dan pengendalian parameter kritis suhu, pH, waktu, dan sanitasi sesuai prinsip ISO 22000:2018 dan HACCP. Target tahun pertama adalah 116.000 unit dengan sistem rolling schedule, FEFO, dan cold chain yang andal. Hasil kajian menunjukkan bahwa keunggulan B-FLESA tidak hanya terletak pada narasi kesehatan, melainkan pada disiplin sistem operasional end-to-end yang memungkinkan scale-up bertahap tanpa mengorbankan mutu, sehingga proposisi nilai produk fermentasi yang ilmiah, konsisten, dan mudah diakses dapat diwujudkan secara operasional. Kata Kunci: Pangan Fungsional, Fermentasi, Desain Operasional, Keamanan Pangan, ISO 22000, HACCP, Konsistensi Mutu, Cold Chain, B-FLESA
Copyrights © 2026