Penelitian ini bertujuan mengkaji penggunaan tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi dalam interaksi pedagang dan pembeli di Pasar Pagi Lueng Putu, Pidie Jaya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data berupa percakapan yang diperoleh melalui metode simak dan catat, kemudian ditranskripsikan dan dianalisis berdasarkan teori tindak tutur Austin yang dikembangkan oleh Searle. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga jenis tindak tutur hadir dalam interaksi jual beli, dengan tindak tutur ilokusi sebagai bentuk yang paling dominan. Temuan ini menguatkan penelitian sebelumnya mengenai dominasi ilokusi dalam transaksi pasar tradisional. Kebaruan penelitian terletak pada penegasan bahwa narasi pribadi dan tindak tutur ekspresif berperan penting dalam membangun kedekatan sosial dan kepercayaan antara pedagang dan pembeli. Penelitian ini diharapkan berkontribusi pada pengembangan kajian pragmatik, khususnya analisis tindak tutur dalam interaksi sehari-hari.
Copyrights © 2026