Efisiensi sistem propulsi kapal menentukan konsumsi bahan bakar, emisi gas rumah kaca, dan daya saing operasional secara fundamental. Penelitian ini menyajikan analisis komprehensif efisiensi sistem propulsi kapal feri penumpang Ro-Pax 4.200 GT pada lima kondisi beban operasional (kondisi penuh hingga ballast) menggunakan pendekatan diagram open water propeller B-series, koefisien Admiralty, dan model Holtrop-Mennen untuk prediksi hambatan. Kebaruan penelitian mencakup: (1) dekomposisi dan kuantifikasi sistematis lima komponen efisiensi propulsif (eta_H, eta_O, eta_R, eta_S, eta_G) pada tiap kondisi beban; (2) analisis kavitasi propeller berbasis diagram Burrill untuk validasi operasi bebas kavitasi pada seluruh rentang kecepatan; (3) penentuan kecepatan operasi optimal berbasis minimasi konsumsi bahan bakar per mil laut menggunakan koefisien Admiralty; dan (4) evaluasi kepatuhan EEDI (Energy Efficiency Design Index) per kondisi muatan terhadap persyaratan IMO MARPOL Annex VI Fase 3. Hasil menunjukkan efisiensi propulsif total eta_D = 0,619–0,682 (tertinggi pada kondisi penuh), dengan kecepatan operasi optimal untuk efisiensi bahan bakar per mil pada 10,8 knot. Kondisi ballast menghasilkan EEDI tertinggi (28,4 g CO2/ton-nm) dibandingkan kondisi penuh (14,6 g CO2/ton-nm). Validasi model terhadap data towing tank dari literatur menghasilkan deviasi rata-rata 1,9% (kriteria ITTC < 5%).
Copyrights © 2025