Anemia defisiensi besi masih menjadi masalah kesehatan utama, terutama pada wanita usia subur (WUS) yang rentan mengalami penurunan kadar hemoglobin akibat pola konsumsi zat gizi, khususnya sayuran dan protein yang kurang optimal. Berdasarkan data WHO (2022), prevalensi anemia pada WUS di Indonesia mencapai 31,2%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas konsumsi gyoza dengan kombinasi daun kelor dan ayam terhadap kadar hemoglobin pada wanita usia subur di Dusun Baru Jaya Desa Jentera Stabat tahun 2026. Desain penelitian ini adalah pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Penelitian dilaksanakan pada November 2025 hingga april 2026. Sampel berjumlah 20 WUS yang mengalami anemia, dipilih secara Purposive Sampling. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed test. Hasil uji statistik menunjukkan p-value 0,001 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh signifikan konsumsi gyoza dengan kombinasi daun kelor dan ayam terhadap kadar hemoglobin pada wanita usia subur. Kesimpulan: Konsumsi gyoza kombinasi daun kelor dan ayam efektif meningkatkan kadar hemoglobin pada WUS. Disarankan agar WUS rutin mengonsumsi olahan tersebut dan tenaga Kesehatan Bersama masyarakat mengaplikasikannya melalui program puskesmas dan posyandu sebagai upaya mencegah anemia.
Copyrights © 2026